The way i interact with extrovert

“They said we have social anxiety disorder, quite hard to talk each other and often alone”. 

BUT, that’s wrong. Not always. 

We might seem like quite people around crowded situasions, talking with our selves more often, spent more time in front of laptop screen, and maybe our attitude like an arogan. Just don’t judge books by its cover guys. 

I have many friends who look like they happier than me. Buzzing around with their words in the air, attacking me by thousands words coming out from theirs and asking me like i have no choice to decide it. 

But, that’s world right? I definitly thankful to God about this. There’re many diverse kind of people. 

Here’s the way i interact with the one who names as extrovert (no stereotype, kindly check Myer-Briggs MBTI assesment) : 

1. Because i have a private time as an introvert. I can talk as much as extrovert did but I need to be relax for a while after attending a crowded situasions such in office, or big gathering. But sometimes, i just can keep in mouth when their speech is not interesting me indeed, become poison for my mind (as negative effect). In case, i just saving my energi for the things that is worth. 

2. In big online group when its dominated by a chit-chat. Believe me, keep in silent is the best things ever. You may to answer their comments and statement that you interest. But, always beware, sometimes they appoint you hapzhardly. Beware of your sentence.

3. The ‘chit-chat one’ (extrovert) can be a good friend (have a big talk) if like that it’s time panning a lot of knowledge from them. If not, just keep silent to give a peace among both of you. Let your thought bouncing in brain until you release in a piece of paper or canvas of art. 

4. Charging the battery when me time or have a big talk with others by texting. It really helps the breath.. fiuhh

Well, that’s my tips for the silent one :). Might have a nice day and hopefully it useful for you ! 

Regards from the intronet one. See ya  ! 

Advertisements

​Sedang dalam perjalanan

Banyak hal yang terjadi dan mulai dicerna satu demi satu setelah memasuki umur 20an. Memasuki fase dewasa awal kata mereka. Antara labil dan akan tidak labil lagi. Mulai bisa menimbang dan menahan emosi.
Mungkin banyak hal yang terjadi sampai saat ini dan kamu tidak pernah tau alasannya apa. Untukmu para pencari makna. Aku juga, kita sama. Jurusan kuliah yang awalnya tidak ingin kamu ambil, sekarang tamat juga. Tema tugas akhir yang dirasa jauh dari ekspektasi dilahap pula. Demi berusaha membuat mereka berdua bangga.

Dihadapkan pada beberapa pilihan retorik di kehidupan. Kamu memilih santai saja dengan dunia zona nyaman. Apakah lelah untuk berjuang atau memang terlalu nyaman ?

Jika kamu sedang berusaha menyeimbangkan kedua lenganmu, sama. Aku juga iya.

Lalu apa ?

Sesuatu tidak terjadi padamu secara percuma. Jika kamu merasa hidupmu  tak ada progres, lambat bahkan berhenti. Aku masih sama denganmu. Bangun pagi-tidur larut-bangun lagi. Hari selalu terasa cepat dan di akhir minggu terasa penat walaupun tanpa kerja yang giat.

Tapi, pernahkah kamu merasakan lambatnya laju kereta jika sedang di dalamnya? Bukankah ia terlihat sangat cepat jika kamu melihatnya dari luar. Proses selalu terasa lambat untukmu yang menjalaninya. Untuk mereka yang tidak, tak peduli. Tiba-tiba sudah selesai saja dengan keperluanmu. Dan jika kereta membawamu pada suatu tujuan, maka pastilah proses yang sedang kamu jalani akan berujung. Sejauh apapun perjalanan itu akan ada tujuan.

Percayalah, Tuhan menciptakan awal dan akhir untuk apapun itu. 

Perpindahan

Membayangkan 

Segala angan menuju tujuan masa depan

Meninggalkan

Apa yang sedang di depan bertatapan

Kadang kehidupan,

Tak layak dijadikan sesembahan

Retorika dunia maya tidak lagi dibanggakan

Kenyataan 

Dan jarak beradu untuk menantang,

diri di bawah tekanan. 

First commision work

Setelah sekian lama hanya mengerjakan orderan yang numpang lewat, sekarang ada juga yang datang sebagai klien walaupun tetep temen sendiri hehe. Kali ini aku mengerjakan sebuah karya milik temanku berupa puisi dan semacam prosa pendek, yang dikemas dalam sebuah percakapan ringan tapi pembawaannya cukup menyentuh. Senang banget bisa dapat project kecil-kecilan disamping pekerjaan lab yang nggak pernah berhenti. Sounds like escape to my world and paint my own happiness. 

Proses pengerjaan komisi ini sebenarnya hanya memakan waktu seminggu. Karena minggu ini cukup riweuh dan si klien kebetulan baru bisa ke Jogja minggu depan yaa jadi molor hehe. Anyway, it is’nt an excuse. I need to study ’cause in the next week i have an exam :D. 

Oke, first commision ini lebih menekankan pada goresan tangan dan bukan artprint melainkan hard file asli. Ukuran yang diminta kebetulan A5 dan dihargai dibawah 30rb / lembarnya. Mahal? Hm nggak juga, karena aku pikir ini file asli dan karya tangan. Buatnya pun harus hati-hati, salah gores dikit. Ah.. Berabe !. Karya ini jumlah totalnya ada 8 lembar. Sedikit ya kayaknya, tapi mengumpulkan mood untuk mengerjakannya lebih dari sekedar 8x. Perlu berulang-ulang buat membujuk diri ini *tsahh

Walaupun ini pertama kali dapat komisi yang dari teman, aku nggak mau asal-asalan. Sebisa mungkin kukerjakan dengan teliti dan presisi (walaupun belum bisa pro sih hehe). Senang ya rasanya kalau bisa dapat kepercayaan dari orang lain :). Merasa dihargai gitu hasil olah tangannya *lebay

*Sneak peak bagian pembuka yang belum direvisi haha 

See next project yaa !