‘Libur’ dari pemerintah

Thoughts

Sebulan belakangan ini tepatnya Maret 2020, pemerintah indonesia baru geger masalah covid-19. Padahal sejak bulan Januari kemarin bule di Bali udah antisipasi cari perlengkapan menghadapi wabah kalo-kalo masuk Indo. Gw tau karena masuk di grup digital nomad Bali dan kebetulan iseng baca waktu itu. Karena pemerintah kita ngga memberi komando apapun untuk mengadapi wabah besar jadi sebagai rakyat jelata gw masih biasa wae.

Tepat akhir bulan Februari pindah ke Jawa untuk kerja di sektor lain. Seminggu pindah baru itu lihat kegegeran pemerintah lewat tv, dan sosial media lain. Selama itu pun banyak promo pesawat, tempat wisata diskon besar-besaran. Padahal kabarnya wabah mulai masuk ke Indonesia, cuma orang-orang suudzon kalau pemerintah menutup-nutupi, termasuk gw. Rame, di beranda youtube, postingan instagram tulisan judulnya tentang mempertanyakan keabsahan info dari pemerintah.

Di tengah keresahan rakyat, muncul berita lagi kalau ada pasien positif covid-19. Geger lagi netijen, pasien di kepoin sampai informasi pribadinya. Gila, emang. Pemerintah nggak ada tindakan antisipatif, rakyatnya juga hobi menggali informasi pribadi. Belum lagi ada bumbu-bumbu fitnah. Sebagai rakyat tanpa kuasa, gw sangat muak.

Mulai tanggal 16 Maret akhirnya SD tempat adik gw sekolah diliburkan sampai tanggal 20 April nanti. Artinya masalah ini nggak main-main. Nah, kan baru ribet. Belum lagi masalah logistik seperti bahan makanan,handsanitizer, desinfektan, masker dan kebutuhan medis lainnya ditimbun sama warga yang bodohnya minta ampun. Ada himbauan dari WHO untuk membuat handsanitizer rumahan, tapi ya gitu. Sempat membaca utas di twitter, tentang pemalsuan sticker inggredients untuk produknya. Kesalahkaprahan lainnya ada di aplikasi desinfektan. Banyak warga +62 yang menyemprotkan desinfektan ‘buatan tangannya’ ke badan walaupun ya pakai baju. Beberapa jarkoman tentang perbedaan usage desinfektan dan antiseptik juga udah ada tuh di sosial media.

kekesalan gw ini juga ternyata udah ditulis sama gita di blognya. Ya sudah, semoga dari uneg- uneg ini ada faedahnya.

 

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s