Ulasan

 Aku berada di keadaan sadar dan tetap berjaga

Perlahan luka menutup tanpa terasa

Ketika kata “ikhlas” telah banyak disarankan mereka

dalam perjalanan mencapai kenyataan yang sebenarnya

 

Benci mungkin tidak,

Walau benak tak henti-hentinya menebak

untuk masa depan tak terlihat tertebak

tentang dia yang telah menjebak

 

Hidayah-Nya sungguh tiada tara

Menyinari hati yang sedang merana,

Tercela dan tersiksa

Maha yang diagungkan oleh semuanya,

yang di Tangan-Nya mengalir asmara untuk hamba

dalam kesedihan tiada tara.

Ulasan, tanpa alasan mengembalikannya di jiwa

Advertisements

Tiga titik

Dua selalu membelenggu

pada kisah yang menjadi satu.

Perpisahan acapkali bercerita sedih

Terbawa waktu hingga tak sadar menjadi peluh

Peluh yang melusuh diantara kediaman kita

Dan kita menjadi kata

Yang berderik di lembaran-Nya