Saat Pagi Datang

Seperti matahari menyinari bumi setiap hari, walau malam pun sebenarnya matahari masih menyinari namun bumi bertolak darinya. Begitupun kadang hidup ini, kita selalu di beri sinar dan jalan yang dar Tuhan namun kita kadang bertolak darinya kembali lagi dan kadang bertolak. Itu adalah hal yang wajar, namun masalahnya bagaimana cara kita memperpajang siang itu pada diri kita. Hitam dan putih, baik dan buruk begitupun dengan siang dan malam tak akan bisa dipisahkan dari diri manusia. Yang membedakan hanya seberapa lama kita membiarkan hal baik dan buruk ada pada diri kita.

Ketika aku mendapat malam, aku selalu nyaman dengan buannya. Terlelap pulas hingga tak ingin bangun walaupun di sana banyak  tanggung jawabku dan hal yang harus ku kerjakan . Aku ingin istirahat dari kepenatan hidup dan aktivitas, sekali ini saja dan akan ku ganti besok. Tapi apakah harus seperti ini ketika aku penat, lelah dan putus asa? Satu hari menjadi malam saja tanpa siang? Tidak tentunya, jawab diriku. Aku adalah aku yang harus bisa bertanggung jawab atas diriku sendiri tentunya bahkan jika bisa aku ingin berbagi dengan mereka. Jika aku seperti malam terus, aku tidak akan bisa berkembang dan punah.

Suatu hari malam menghampiriku dengan lambaian dan senyuman indahnya, tapi tidak aku harus bangun dan tidak terbujuk semua itu. Kesenangan boleh sejenak menghampiri untuk semangat berjuang ketika siang. Namun, tidak untuk lama. Siang pun mulai menyibukkan diriku dengan berbagai ide, kreativitas, asa, pilihan, dan segudang reaksi pemacu adrenalin lainnya. Aku larut pula dengan siang, hingga malam kadang menjadi siang dan menjadi kaum minoritas. Aku terlalu sibuk dengan siang hingga aku tak memperdulikan malam  sehingga sakit pun datang.  Di saat seperti ini aku baru butuh malam untuk memanjakan diriku. Tapi aku tak ingin malam menghalangi niatku melakukan itu semua, teriak batinku.

Pagi pun beranjak keluar dari rumahnya, dia memberikan banyak kekuatan untuk memandang hari esok dan untuk menghadapi siang. Terimakasih pagiku, yang telah mengingatkan tentang masa depan dan masa lalu untuk di jadikan pertimbangan.

Advertisements