Berita seputar snmptn 2013

akhir tahun pun tinggal dihitung dengan jam banyak orang yang ingin segera memulai tahun baru. apalagi untuk siswa kelas 3 SMA yang akan menentukan tujuannya kemana. tapi ada berita yang sreing kita dengar di kalangan akademia bahwa seleksi SNMPTN jalur tulis akan di hapuskan. menurut menteri pendidikan muh nuh pada tanggal 28 desember 2012 kemarin pada acara jumpa pers akhir tahun di jakarta, jalur tulis akan ditiadakan dan sebagai gantinya akan dilaksanakan SNMPTN undangan dengan bobot 50% atas keseluruhan kursi yakni 300.000.  syarat untuk jalur ini adalah nilai rapor dan nilai UN. menurut beliau lagi tim mereka sudah mengkaji masalah ini secara mendalam dan mencobanya pada perguruan tinggi  yang hasilnya mahasiswa  yang bagus.

jalur ujian tulis tetap dilaksanakan namun hanya untuk mandiri yang disebut Seleksi Mandiri Bersama yang diselenggarakan Majelis Rektor PTN. jalu ini mendapat bobot sekitar 30% dan 20% lainnya untuk jalur mandiri yang diadakan tiap PTN. dalam hal ini lulusan tahun 2011 dan 2012 yang belum lolos saat SNMPTN tulis tahun 2012 ini bisa mengulangnya lagi di tahun 2013.

 

mangrove , the green belt in beach

Mangrove..

Yah, pada tanggal 22 saya dan teman-teman mengunjungi desa baros kabupaten bantul, yogyakarta. Kami melakukan aksi tanam pohon mangrove di daerah pesisir pantai selatan. Kami berangkat pada jam 8 seharusnya jam 6 tapi molor. Perjalanan memakan waktu sekitar 1,5 jam. Saya kebagian naik mobil bersama teman yang lain sebagian teman-teman yang lain naik sepeda motor dan mobil satunya. Setibanya disana kami disambut oleh pemuda karang taruna di sana. Mereka juga tak kalah dengan kami kompaknya dengan memakai kaos berwarna hijau bertulisakn “mangrove for future” pada bagian belakang kaos mereka. Sebelum terjun langsung ke lapangan kami diberi arahan dahulu oleh ketua karang taruna muda di sana. Bapak itu berkata bahwa pada tanam mangrove ada beberapa acara yakni penanaman mangrove dan  pelabelan tanaman.  Beliau mengataknnya secara singkat dan agak malu-malu. Maklum mungkin berhadapn dengan anak yang cantik-cantik dan kritis seperti kami. Hehehehe..

Yap, acara arah-mengarah sudah selesai saatnya beraksi pada ladang berlumpur yang sering di tinggali kepiting bakau ini. Kami berjalan memutar untuk menuju lokasi, sambari membawa kantong plastik. Udara cukup panas untuk memulai segalanya dan kami juga harus menyebrangi sungai yang cukup dangkal. Namun, harus berhati-hati karena  tak jarang sandal kami lengket terbenam oleh lumpur yang ada di sungai. Setela sampai diseberang saya mengambil tanaman mangrove yang telah di sediakan, lubang yang di pakai untuk menanam mangrove juga tidak asal. Para pemuda karang taruna membuatnya dengan bentuk huruf U yang tegak pada setiap sudutnya. Baru deh tanamannya dimasukkan dan ditimbun dengan tanah yang agak berlumpur itu. Selanjutnya pohon mangrove kecil ini di kaitkan dengan sebilah bambu untuk cagaknya dengan tali berbentuk angka 8. Pada sebagian temanku lagi mereka menamai mangrove-mengrove itu dengan nama layaknya manusia. Yah mungkin itu adalah ekspresi kesenangan mereka. Whatever deh yang penting enjoy. Baru nanam mangrove 2 batang langsung naik getek sama teman-teman. Baru kali ini naik getek, mendayungnya pakai sebatng bambu yang ujungnya lancip di tekankan ke bawah.

Setalah kami capek mutar-muter pake getek gak sampai-sampai, kami pun melanjutkan menanam mangrove lagi . dan getek pun diambil laih oleh teman yang lain. Loh kok mbahas getek sih.. next kegiatan adaalah melabeli mangrove. Pada acara ini sengaja saya tidak ikut karena pada saat itu kepala saya pusing dan agak badan rasanya panas. Yang jelas pohon manrovenya diberi nama dan proses tersebut tidak membutuhkan waktu lama seperti saat menanam mangrovenya. Oke itulah cerita sedikit dari tanam-menanam saya dan teman-teman pertanian UGM di desa baros kabupaten bantul.

Merapi Boleh Remukkan .Namun, Ide Akan terus Berjalan

Kondisi pertanian negeri ini kian miris. Apalagi, dengan adanya konflik politik dan sosial yang ikut menyambung dalam hal ini. Belum lagi sistem managerial dan networking yang rendah pada petani. Namun, disela-sela kerumitan ini hadirlah sosok yang dapat membangkitkan kaum petani yang bertempat tinggal di desa kepuh harjo kecamatan cangkringan. Seseorang yang memberikan inovasi plus kontribusi yang nyata terhadap praktik ketimpangan yang ada. Sosok itu adalah Ir.Gembong Danudiningrat yang akrab dipanggil pak gembong. Beliau mengenalkan adanya teknologi inovasi pada berbagai tanaman,hewan ternak, dan ikan. Berbekal ilmu yang ia peroleh dari pendidikannya di Universitas Gadjah Mada Pak Gembong melakukan riset dan penelitian bersama rekan-rekannya. Ia merekayasa gen dar suatu bakteri untuk mendapatkan manfaat dari  bakteri tersebut. Bakteri hasil rekayasa itu biasanya dipasarkan dalam bentuk cair yang ditempatkan pada botol. Bakteri itu dapat digunakan untuk menghilangkan bau kotoran hewan(sapi,ikan,dll) ,mempercepat pertumbuhan buah maupun sayuran. Tentunya, dengan bakteri yang berbeda pula. Di tempat Pak Gembong  juga ada padi yang bisa tumbuh pada tanah yang kering. Menurut Beliau pada dasarnya padi itu adalah tumbuhan yang bisa hidup di tanah kering. Ada pula tumbuhan unik seperti  pisang sangga buona, rasanya asam manis dan warnanya merah. terong viagra, warnanya hitam berbentuk bulat. Terong ini dapat dipanen setiap 3 bulan sekali. Selain itu terong ini mengandung hormon yang baik untuk pria dan wanita. Selanjutnya ada talas satoimo yang berasal dari jepang dan hawai. Talas ini mengandung kolagen dan DHA yang sangat baik digunakan untuk susu bayi. Dan masih banyak yang lain seperti jagung hitam,pisang rojolele yang rendah kalori,buncis perancis, tomat anggur, sirsat nonbiji,alpukat,kedelai hitam, dan jambu tak berbiji.

Tak hanya dalam pertanian saja Pak Gembong ini melakukan penelitian namun, pada hewan juga. Misalnya saja dengan pembuatan pupuk organik dari kotoran sapi yang pembuatannya hanya memakan waktu 1 bulan saja yang tidak perlu dibolak-balik dan tidak menimbulkan bau tidak sedap. Bau tidak sedap ini disebabkan oleh adanya protein yang ada pada kotoran sapi itu dan umumnya pembuatan pupuk biasa sangat  lama yakni sekitar 6 bulan. Pembuatan pupuk organik tersebut dapat berjalan cepat akibat dari penambahan bakteri yang direkayasa oleh Pak Gembong itu sendiri. Tak hanya itu pak gembong juga menternakkan ayam kamper yaitu ayam kampung dengan daging lebih empuk jika dimakan, usianya pendek sekitar 40-45 hari dan beliau menjual harganya maksimal Rp15.000,oo per ekor. Sungguh luar biasa usaha yng dilakukan bapak Insinyur ini, segalanya dia sulap menjadi suatu wadah kretifitas berbasis ilmu teknologi.

Selanjutnya bidang perikanan, disini Pak Gembong membudidayakan ikan lele dan emas. Lele yang ada di kolam dapat bercampur dengan ikan lainnya. Padahal kebanyakan ikan lele akan memakan ikan lainnya jika dicampu jadi satu. Namun, tutur Pak Gembong sejatinya ikan lele itu’ bertindak’ seperti itu lantaran ada banyak bakteri jahat dan kurangnya fitoplankton yang ada di air. Ikan-ikan lele Pak Gembong  jarang  diberi  makan dan hanya diberi bakteri baik ciptannya. Dengan adanya bakteri baik ini kebutuhan ikan sudah terpenuhi seperti fitoplankton dan zooplankton. Tapi, jika diberi makan pun makannanya tidak hanya dari pellet tapi berasal dari Azola mikrobia.

Dari uaraian diatas telah disebutkan hasil dari kerja keras Pak Gembong dan rekan-rekannya dalam inovasi di bidang agro. Memang sulit mempertahnkan lahan di area dekat gunung merapi seperti yang dialami oleh Pak Gembong. Saat merapi meletus pun lahan yang dimiliki oleh pak gembong juga ikut tersapu oleh lahar dingin. Akibatnya banyak lahan yang hilang. Namun, pak gembong dan rekan-rekannya bisa memulihkan lagi kebunnya walaupun tidak semuanya. Anehnya lahan yang terkena lahar dingin bisa ditanami berbagai macam tumbuhan.hal ini bisa menjadi nyata karena menurut beliau untuk mencapai sukses itu menggunakan hukum 5I yakni informasi,ide,inisiatif,inovasi/insting, dan insyaAllah. Jika kita sudah mendapat informasi maka kita harus mempunyai ide untuk membangun suatu usaha yang disebut inisiatif kemudian kita wujudkan inisiatif tersebut ke dalam bentuk inovasi-inovasi. Semuan usaha diatas jika dilakukan sungguh-sungguh maka InsyaAllah akan membuahkan hasil yang luar biasa. Seperti yang terjadi pada perkebunan  multifarm pak gembong.

 

 

kelabu putih part 2

Tak terasa bayangan masa lalunya membuang sisa perjalanannya di bus. Wendy sampai di terminal dan segera ganti bus untuk pindah jurusan yang mencapai rumahnya.

Kring…kring..kringg… alarm HP wendy berbunyi  mennujukkan pukul 5 sore. “ah.. cepat sekali. Padahal tadi baru saja tidur…”. gerutu wendy yang masih bersandar pada dinding “wendy.. ayo bangun. Sudah sore, tidak baik untuk tidur”. Teriak suara yang berasal dari luar kamar wendy. Dor..dor..dorr… bunyi pintu kamar di gedor-gedor. “ ayo kak bangun, kakak,kakak… sudah sore! “. Kata suara kecil yang kuat “hah, biarin.. msih ngantuk bu..”. “..Ini apa lagi pake gedor-gedor!”. Balasnya sambil membuka pintu yang rambutnya masih acak-acakkan. Lalu dilihatnya adiknya berlari menuju ibunya. “dasar anak kecil”. Gerutu wendy sambil berjalan ke kamar mandi. Besok hari selasa masih lama untuk hari senin pikirnya. Dan besok juga masih banyak ulangan harian yang harus di lakukan jadi wendy harus belajar matematika dan kimia. Waktunya kini semakin smepit, apalagi dia sudah kelas tiga. Setiap hari dia pulang sore, unutngnya temannya ira baik yang mau memboncengnya setiap pulang. “wendy, hari ini yang belanja untuk besok kamu ya? Atau jika kamu sibuk kamu menjada adikmu saja dirumah. Kamu puluh yang mana?”, tangkas ibunya setelah melihat tampang wendy merengut. “ aku dirumah saja bu,” “tapi kamu tidak boleh nakal, karena aku akan belajar”. Ancamnya kepada adiknya.

Keesokan harinya ulangan pun dimulai, seperti biasanya wendy selalu tak paham jika sudah ada soal matematika yang menghadangnya. “ah .. aku tadi payah seperti biasa aku selalu tidak bisa menakhklukan matematika”. Kata wendy kepada arian, arian adalah teman sebangku wendy sejak kelas 3 SMA . minggu-minggu ini akan dipenuhi dengan tugas-tugas dan les belajar untungnya wendy sekarang sudah tidak ikut dalam organisasi lagi seperti dulu. Akhirnya pun hari senin tiba seiring dengan sibuknya hari wendy.

Dari kejauhan wendy sudah tersenyum kecil,melihat sesosok cowok yang juga  memakai baju putih abu-abu. Potongannya biasa tapi menarik “wen..” kata cowok itu “hei, tumben siang” kata wendy “oh, masak sih? Aku enggak nyadar lho”. “hmm.. bagaimana tes mu ke itb?”. “belum ada pemgumuman, wen. “. “wah kamu enak ya fan, uadah tes tinggal pengumuman. Aku? Harus ujian, tes lagi nunggu lagi 1 bulan”. “sabar lah wendy,nanti juga ada saatnya”. “oya itu bisnya sudah mau berangkat, ayo naik”. Kata wendy sambil menunjuk bis dan melangkahkan kakinya ke arah bus.

Fandi adalah teman smp wendy yang dulunya mereka sering musuhan namun, sekarang lama-kelamaan akhirnya mereka berdua malu akan sikapnya itu. Dan fandi juga ingin melanjutkan studynya ke itb….